Baterai LMR Baru: Hemat Biaya Lebih Banyak

by -159 Views

General Motors merencanakan untuk terus mengembangkan baterai kendaraan listrik berbiaya rendah di AS guna bersaing dengan dominasi Cina dalam industri ini. Mereka mengungkapkan bahwa pengembangan baterai jenis lithium mangan-rich (LMR) dapat memberikan efisiensi biaya yang lebih besar dari baterai lithium-iron-fosfat (LFP) yang saat ini dominan di Cina. Meskipun mengalami penurunan keuntungan sebesar 32% pada kuartal kedua, GM optimis bahwa produksi baterai EV lokal akan menghasilkan penghematan biaya yang signifikan di masa mendatang.

CEO GM, Mary Barra, mengungkapkan bahwa baterai LMR menggunakan proporsi mangan yang lebih tinggi daripada nikel dan kobalt yang mahal, sehingga proses tambang dan pengolahan baterai menjadi lebih murah. Selain itu, rantai pasokan baterai LMR dapat disimpan di AS, tidak seperti baterai Cina yang harus diekspor. Langkah ini sejalan dengan upaya GM untuk menciptakan baterai mobil listrik yang lebih terjangkau dan mandiri secara geopolitik.

GM bermitra dengan LG Energy Solution dalam pengembangan baterai LMR yang dijadwalkan akan diproduksi pada tahun 2027. Baterai ini akan dipasang pada truk dan SUV berukuran penuh pada tahun 2028 dengan jangkauan lebih dari 400 mil. GM juga berencana untuk meluncurkan trim Chevy Silverado EV dengan baterai LFP pada tahun 2027, menjanjikan jarak tempuh sekitar 350 mil dengan harga lebih terjangkau. Dengan adopsi baterai LMR, GM berharap dapat mencapai penghematan biaya yang lebih besar dari LFP.

Pabrik GM di Spring Hill, Tennessee, akan dikonversi untuk produksi lokal baterai LFP, dengan proyeksi penyelesaian konversi pada akhir tahun 2027. GM berkomitmen untuk membangun rantai pasokan baterai yang lebih mandiri dan aman di AS. Dengan langkah-langkah ini, GM berupaya untuk memimpin dalam pengembangan baterai kendaraan listrik yang terjangkau dan berkinerja tinggi.

Source link