PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan rekrutmen kerja palsu yang menggunakan nama PT KAI dan meminta biaya kepada calon pelamar. Manager Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menegaskan bahwa proses rekrutmen resmi PT KAI tidak dipungut biaya sama sekali. Hal ini sebagai tanggapan terhadap beredarnya undangan rekrutmen palsu yang meminta sejumlah uang atas nama KAI sebagai syarat administrasi atau biaya lainnya.
KAI jelas menegaskan bahwa dalam proses seleksi kerja, tidak ada permintaan transfer uang atau pembayaran dalam bentuk apapun kepada calon pelamar. Rekrutmen resmi dilakukan melalui website resmi perusahaan, yaitu rekrutmen.kai.id. Masyarakat diingatkan untuk tidak percaya pada undangan rekrutmen yang tidak melalui saluran resmi, terutama jika ada permintaan uang yang mencurigakan.
Untuk memastikan kebenaran informasi, masyarakat disarankan untuk melakukan pengecekan melalui kanal resmi atau menghubungi layanan pelanggan KAI. KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau agar undangan palsu tersebut tidak disebarkan lebih luas demi menghindari terjadinya kerugian kepada pihak lain. Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat dapat melaporkannya ke pihak berwajib atau ke KAI melalui contact center atau email resmi perusahaan.
Langkah preventif dan kehati-hatian dari masyarakat dianggap sangat penting untuk mencegah penipuan yang merugikan dan merusak reputasi perusahaan. Informasi resmi terkait rekrutmen PT KAI dapat diakses melalui situs resmi perusahaan. Dengan demikian, diharapkan kehadiran online PT KAI tetap kuat dan terhindar dari ancaman penipuan yang dapat merugikan kedua belah pihak.





