Program MBG: Solusi Ekonomi Serap 94 Ribu Tenaga Kerja

by -205 Views

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memberikan dampak positif tidak hanya untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak, ibu hamil, dan balita, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Selama hampir tujuh bulan pelaksanaan, program ini berhasil menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 94 ribu orang yang tersebar di 2.391 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dengan bertambahnya jumlah SPPG di berbagai daerah, penyerapan tenaga kerja pun terus bertambah signifikan dari 7 ribu pada awal tahun menjadi 94 ribu di akhir Juli.
Peningkatan anggaran yang dialokasikan untuk program ini juga terjadi seiring berjalannya waktu. Dari Rp1-2 triliun di awal pelaksanaan menjadi Rp5,1 triliun di akhir semester I 2025. Program MBG memang memberikan dampak positif tidak hanya dari segi gizi dan kesehatan, tetapi juga dari sisi ekonomi masyarakat. Menurut Tenaga Ahli Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Fithra Faisal, program ini membuka peluang lapangan kerja dan ruang ekonomi bagi masyarakat.
Badan Gizi Nasional (BGN) memperkirakan bahwa akan ada 20 juta penerima manfaat MBG di 8 ribu SPPG pada bulan Agustus mendatang. Untuk mendukung penyerapan tenaga kerja, BGN berencana merekrut dari kalangan keluarga miskin sebagai tenaga kerja dapur SPPG. Dari jumlah 47 tenaga kerja di setiap SPPG, minimal 30 persen diharapkan berasal dari keluarga prasejahtera.
Langkah-langkah ini dinilai positif oleh Fithra sebagai upaya untuk mengurangi kemiskinan ekstrim dan juga mempercepat manajemen serta logistik dalam Program MBG. Dengan angka-angka yang menggembirakan ini, diharapkan program ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Source link