Pada tanggal 4 Agustus 2025, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SMK Negeri 26 Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari peluncuran nasional CKG Sekolah yang diselenggarakan di 12 sekolah, madrasah, dan pesantren di berbagai daerah. Menpora menegaskan bahwa program ini adalah bentuk perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto terhadap kesehatan generasi muda.
Dalam kunjungannya, Menpora menyatakan bahwa program ini sejalan dengan visi Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk meningkatkan kebugaran masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Data yang dikumpulkan dari CKG akan digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan yang mendorong gaya hidup sehat di kalangan pelajar.
Kegiatan pemeriksaan CKG yang diberikan secara gratis meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, status gizi, tekanan darah, kebugaran jasmani, pemeriksaan gigi dan mata, serta skrining tuberkulosis dan kesehatan jiwa. Siswa kelas X SMKN 26 Jakarta tampak antusias mengikuti kegiatan ini, sambil mendapatkan edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat.
Peluncuran CKG Sekolah hari itu dilakukan serentak di 12 satuan pendidikan berbeda di seluruh Indonesia. Program ini sendiri merupakan bagian dari visi transformasi kesehatan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan pendekatan promotif dan preventif, menargetkan 53,8 juta siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Indonesia.
Sejak dimulainya tanggal 10 Februari 2025 di puskesmas, program CKG telah meluas ke Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2025, dan pada 4 Agustus diperluas ke satuan pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama. Hingga 1 Agustus 2025, program ini telah mencapai lebih dari 16 juta individu di seluruh Indonesia. Pemerintah sangat optimis bahwa dengan peningkatan cakupan layanan ini, akan mempercepat pemerataan akses kesehatan dan memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

