Program CKG School: Membangun Budaya Kesehatan Sejak Usia Dini

by -167 Views

Pada tanggal 4 Agustus 2025, pemerintah resmi meluncurkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sekolah (CKG Sekolah) dengan tujuan membawa pemeriksaan kesehatan dini langsung ke sekolah-sekolah untuk mendeteksi masalah kesehatan potensial pada siswa secepat mungkin – memastikan intervensi yang cepat dan efektif.

Program ini mencakup semua tingkatan sekolah, mulai dari SD hingga SMA. Di SMA 6 Tangerang Selatan, 1.225 siswa mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk penilaian status gizi, kadar gula darah, hemoglobin (Hb), penglihatan, pendengaran, dan kesehatan gigi. Sebanyak 13 tenaga kesehatan – termasuk dokter, perawat, dokter gigi, dan ahli gizi – dari Puskesmas Pamulang ditugaskan untuk melaksanakan program ini.

Hasan menjelaskan bahwa program CKG berbasis sekolah tidak hanya bertujuan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan secara dini, namun juga untuk mempromosikan kebiasaan hidup sehat melalui pendidikan yang berkelanjutan. Misalnya, siswa diajarkan cara menyikat gigi dan membersihkan telinga dengan benar.

Pergeseran pola pikir ini, lanjutnya, seharusnya tidak hanya berlaku di lingkungan sekolah tetapi juga masyarakat umum. “Masyarakat seharusnya mengunjungi pusat kesehatan ketika masih sehat, agar mereka bisa memahami risiko kesehatan mereka, mengadopsi gaya hidup lebih baik, dan merangkul budaya perawatan preventif,” tambahnya.

Asnawi Abdullah, Kepala Badan Kebijakan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, menegaskan bahwa CKG di sekolah bertujuan untuk membentuk dasar perilaku sehat sejak usia dini. Menurutnya, lebih mudah menanamkan kebiasaan hidup sehat pada siswa dibandingkan mengubah perilaku orang dewasa.

Ia berharap kebiasaan hidup sehat yang ditanamkan pada siswa hari ini akan bertahan hingga dewasa. “Itulah sebabnya kami melihat sekolah sebagai titik awal ideal untuk membangun budaya nasional yang lebih sehat,” tegasnya.

Sementara itu, Aryo Gustian Wisesa, seorang siswa kelas sepuluh di SMA 6 Tangerang Selatan dan salah satu peserta program, mengatakan bahwa ia sangat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan. “Saya agak gugup saat tes darah, namun setelah itu, semuanya baik-baik saja,” ujarnya sambil tersenyum.

Source link