Presiden Mendorong Kolaborasi Ilmuwan Indonesia dengan Saintis Dunia

by -188 Views

Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO) Noudhy Valdryno menyoroti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait peran ilmuwan di Indonesia. Presiden Prabowo mendorong ilmuwan Indonesia untuk bekerjasama dengan saintis internasional guna memperkuat visi Indonesia Maju. Ryno mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo ingin melihat ilmuwan Indonesia aktif berpartisipasi di forum publik, terutama dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen dalam lima tahun mendatang. Peran ilmuwan dianggap penting dalam strategi industrialisasi nasional yang fokus pada hilirisasi, penguasaan teknologi, dan peningkatan SDM.

Pentingnya peran ilmuwan mendukung Asta Cita ke-4 yang menekankan pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, dan sektor lainnya. Inisiatif Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam menyelenggarakan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 turut mendapat apresiasi. Acara yang diadakan di Bandung ini diharapkan dapat menjadi platform kolaboratif bagi para ilmuwan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyambut KSTI 2025 dengan tema “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi”. Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 2 ribu ilmuwan dengan fokus pada delapan sektor strategis seperti energi, kesehatan, dan maritim. Brian menekankan bahwa KSTI menjadi wadah penting untuk menyatukan kekuatan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kebijakan guna memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin industri global. Konvensi ini juga dianggap istimewa karena menjadi momen kunjungan Presiden Prabowo ke ITB setelah Presiden Soekarno, serta merumuskan peta jalan riset dan inovasi untuk mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.

Source link