President Urges Indonesian Scientists to Collaborate Internationally: Why It Matters

by -252 Views

Pada tanggal 7 Agustus 2025, Deputi Penyebarluasan dan Urusan Media di Kantor Komunikasi Presiden (PCO), Noudhy Valdryno, menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan peran ilmuwan Indonesia di tingkat global. Presiden Prabowo berharap untuk memperkuat kerja sama antara peneliti Indonesia dan ilmuwan dari berbagai negara. Dalam pertemuan di Jakarta, Noudhy Valdryno menyatakan bahwa kolaborasi dengan ilmuwan global akan membantu Indonesia menuju negara maju.

Presiden juga mendorong para ilmuwan untuk lebih aktif di ruang publik dan memahami pentingnya peran mereka dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ambisius, yaitu 8 persen dalam lima tahun ke depan. Ilmuwan diharapkan dapat membantu mendorong industrialisasi nasional melalui pengembangan teknologi, peningkatan sumber daya manusia, dan hulu.

Mengikuti visi Presiden ini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyelenggarakan Konvensi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Industri Indonesia 2025 (KSTI) di Institut Teknologi Bandung (ITB) dari 7 hingga 9 Agustus. Acara ini dianggap sebagai platform penting untuk mengumpulkan para ahli ilmiah terbaik dari Indonesia.

Dengan tema “Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Keadilan,” KSTI 2025 bertujuan untuk menghubungkan akademisi, industri, pemerintah, media, dan masyarakat dalam upaya mempercepat transformasi Indonesia menjadi ekonomi industri yang berorientasi pada nilai tambah. Lebih dari 2.000 ilmuwan dari seluruh Indonesia turut serta dalam acara ini, yang dijelaskan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi, Brian Yuliarto, sebagai platform strategis untuk memajukan bangsa.

Source link