Tiga calon Anak Buah Kapal asal Majalengka kabur dan tidak disekap oleh pemberi kerja. Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Penjaringan, setelah warga menemukan mereka, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa ketiganya datang ke Muara Baru untuk bekerja di kapal dengan akomodasi dan kebutuhan ditanggung oleh agensi. Namun, karena belum mendapat jadwal keberangkatan kapal, ketiganya memutuskan untuk kabur karena merasa menunggu terlalu lama. Meskipun tidak disekap, mereka tidak diperkenankan untuk pergi jauh. Sebelumnya, ketiganya tergiur melamar menjadi calon ABK melalui informasi di media sosial dengan harapan gaji yang diiklankan sekitar Rp6 juta. Mereka ditempatkan di sebuah mes bersama belasan calon ABK lainnya di Penjaringan, Jakarta Utara.
Calon ABK asal Majalengka di Muara Baru: Kebebasan dari Penahanan





