CEO Mercedes Mengkhawatirkan Runtuhnya Industri Mobil Eropa

by -258 Views

Beberapa tahun lalu, Mercedes merencanakan untuk masuk ke pasar kendaraan listrik di Eropa. Namun, proyeksi mereka pada tahun 2021 mengenai berhenti menjual mobil bermesin pembakaran pada akhir dekade ini tidak terwujud karena kondisi pasar yang tidak memungkinkan. Pemimpin perusahaan kini telah mengubah pandangan mereka secara drastis. Tanpa mobil bermesin pembakaran, Mercedes yakin bahwa industri otomotif lokal akan mengalami penurunan yang signifikan. Dalam wawancara dengan Handelsblatt, Ola Källenius menekankan bahwa larangan penjualan mobil konvensional hingga tahun 2035 dapat memiliki dampak negatif bagi industri otomotif Eropa. Menurutnya, dekarbonisasi harus dilakukan dengan bijaksana tanpa melupakan aspek ekonomi.

Ola Källenius, selaku presiden ACEA dan Mercedes, menunjukkan keprihatinannya terhadap masa depan industri otomotif di Eropa. Ia memperkirakan bahwa jika Uni Eropa tetap mempertahankan larangan tersebut, konsumen akan bergegas membeli mobil bermesin pembakaran sebelum tenggat waktu berakhir dalam sembilan setengah tahun. Namun, hal ini tidak akan berkontribusi positif terhadap lingkungan. Saat ini, pangsa pasar mobil listrik di Eropa masih belum mencapai target 100% sesuai rencana Uni Eropa. Hingga paruh pertama tahun ini, penjualan mobil listrik hanya menyumbang 17,5% dari total penjualan mobil di Uni Eropa, Inggris, dan negara EFTA lainnya. Sementara itu, hibrida plug-in hanya menyumbang 8,7% dari total pengiriman.

Meskipun Uni Eropa belum menetapkan larangan resmi hingga tahun 2035, Komisi Eropa telah menegaskan komitmennya terhadap emisi CO₂ 0 g/km untuk mobil baru mulai pertengahan dekade berikutnya. Hal ini menandakan kemungkinan adanya revisi lebih awal terhadap larangan penjualan mobil konvensional. Mercedes, sebagai pemain utama dalam industri otomotif, mengalami penurunan penjualan mobil listrik. Meski begitu, harapan masih ada bahwa larangan tersebut dapat dilonggarkan, sehingga hibrida plug-in dan mungkin juga hibrida penuh masih dapat dipertahankan setelah tahun 2034.

Source link