Jaguar saat ini mengalami perubahan besar dalam sejarahnya selama 90 tahun. Produsen mobil Inggris ini telah mengakhiri produksi keempat modelnya dan beralih ke kelas atas dengan rencana merilis sedan listrik mewah pada tahun 2026. Sedan ini akan menjadi lebih mahal, lebih mumpuni, dan lebih langka daripada varian Jaguar sebelumnya. Brandon Baldassari, kepala Jaguar USA, mengungkapkan bahwa harapan volume produksi sangat realistis. Konsep mobil listrik baru Jaguar, Type 00, memiliki desain yang mencolok dan proporsi yang menarik. Versi produksinya direncanakan menjadi sedan empat pintu dan empat kursi, tetapi tetap mempertahankan banyak fitur desain yang ditemui pada konsepnya.
Peluncuran produk sedan listrik ini bertujuan untuk meningkatkan margin keuntungan per kendaraan, tidak sekadar menjual volume terbanyak. Harga transaksi rata-rata Jaguar diperkirakan akan naik dari $65.000 menjadi sekitar $130.000 dengan tujuan menjual mobil dalam volume yang cukup kecil untuk meningkatkan keuntungan secara adil tanpa membanjiri pasar. Meskipun demikian, Jaguar percaya dapat menemukan pembeli yang tepat berkat hubungannya dengan Range Rover.
Keluarga pemilik Range Rover yang biasanya membeli mobil seharga $200.000 dipercaya akan tertarik pada Jaguar baru, meskipun basis pembeli mobil mewah berbasis EV sangat ketat. Desain dan teknologi interior menjadi kunci penjualan di pasar mobil mewah saat ini. Meskipun demikian, Brandon Baldassari percaya bahwa Jaguar telah memilih jalur yang tepat untuk mengembangkan merek bertingkat ini. Semoga keputusannya membawa kesuksesan bagi Jaguar ke depannya.





