Penjelasan Polda Metro Tentang Penangkapan Massa Aksi di Restoran

by -148 Views

Pada Senin (25/8) malam, Polda Metro Jaya mengungkap bahwa sejumlah orang yang ditangkap di dalam sebuah restoran di Jakarta Barat merupakan bagian dari massa yang melakukan perusakan fasilitas umum selama aksi di depan Gedung DPR/MPR RI. Kejadian penangkapan ini viral di media sosial dan berlangsung dengan kerusuhan, bahkan pegawai restoran ikut melawan petugas polisi. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary, orang-orang yang ditangkap di restoran tersebut terlibat dalam perusakan massif, melawan petugas, dan merusak fasilitas umum.

Mereka yang awalnya ditangkap oleh aparat di depan Gedung DPR/MPR RI akhirnya melarikan diri ke restoran setelah dipukul mundur. Total ada 351 orang yang diamankan selama aksi, termasuk mereka yang tertangkap di dalam restoran. Dalam video yang menjadi viral, terlihat aparat polisi terlibat adu tarik dengan massa pendemo yang intens di dalam restoran. Warga yang juga berada di restoran tersebut terlihat panik dan mengabadikan kejadian tersebut dengan telepon genggam mereka.

Dari 351 orang yang diamankan, terdapat 155 dewasa dan 196 anak di bawah usia 18 tahun. Mereka diduga melakukan perusakan fasilitas umum, melempari pengendara di jalan tol, serta menyerang petugas kepolisian. Ade Ary menjelaskan bahwa massa tersebut bukanlah bagian dari massa aksi primer yang berunjuk rasa di depan gedung DPR, melainkan orang-orang yang datang dari luar dan melakukan tindakan destruktif. Polisi juga mengonfirmasi bahwa sejumlah orang positif mengonsumsi narkoba selama aksi tersebut.

Source link