Penghapusan Bonus Komisaris BUMN: Kontroversi Prabowo

by -215 Views

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menekankan keseriusannya dalam memperbaiki tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan menghilangkan pemberian bonus atau tantiem kepada komisaris BUMN. Dalam Acara Apkasi Otonomi Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang, Prabowo mengungkapkan bahwa banyak aset dan potensi BUMN yang belum tertata dengan baik. Dengan konsolidasi aset di bawah Danantara, Indonesia kini memiliki kekuatan keuangan global yang signifikan dengan aset BUMN senilai US$10 miliar.

Prabowo menyoroti praktik pemberian bonus kepada komisaris BUMN yang dianggap tidak adil, terutama saat perusahaan mengalami kerugian. Beliau menegaskan bahwa penghapusan bonus bagi komisaris BUMN merupakan bagian dari reformasi besar dalam tata kelola BUMN. Prabowo juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan negara. Kebijakan ini tidak hanya untuk memperbaiki internal, tetapi juga untuk mengajak generasi muda yang memiliki integritas dan semangat profesionalisme untuk berperan dalam pengembangan BUMN ke depan.

Source link