Halte Transjakarta di Depan Polda Metro Dibakar: Penjelasan dan Dampak

by -186 Views

Unjuk rasa di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan pada pukul 21.00 WIB berujung pada kebakaran Halte Transjakarta Polda Metro Jaya. Massa membakar halte tersebut, menyinari lingkungan sekitar dengan api yang membara. Asap hitam pun membumbung tinggi, membuat suasana semakin mencekam. Meskipun polisi berusaha untuk menghadang massa, mereka terus berusaha masuk ke area tersebut. Pasukan kepolisian pun menggunakan water cannon dan gas air mata untuk menghalau massa. Pada pukul 21.45 WIB, massa masih terus menyerang dengan melemparkan petasan, memaksa sejumlah orang di dalam Polda Metro Jaya untuk mencari tempat aman.

Selain itu, PT MRT Jakarta (Perseroda) juga melakukan penutupan di Stasiun Istora Mandiri dan Senayan Mastercard, sehingga ratangga langsung lewat tanpa berhenti. Sejumlah kelompok mahasiswa seperti BEM SI dan BEM UI menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Metro Jaya sebagai bentuk protes atas kejadian sebelumnya. Kericuhan terjadi setelah seorang pengemudi ojek daring meninggal dunia akibat insiden di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat. Kejadian tragis ini memicu unjuk rasa susulan di depan Mako Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat. Kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Demonstrasi ini adalah ekspresi kekecewaan terhadap kejadian yang telah terjadi, diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban yang meninggal dunia.

Source link