Scania baru saja meluncurkan bus hibrida plug-in pertamanya sebagai langkah untuk mengurangi emisi di dalam kota. Platform ini dirancang untuk bus jarak pendek dan jarak jauh, dengan mesin diesel baru yang lebih efisien dan baterai bertegangan tinggi. Bus ini juga dilengkapi dengan motor listrik ganda yang dapat menghasilkan tenaga hingga 389 tenaga kuda. Dengan fitur geofencing, bus ini bisa beralih secara otomatis ke tenaga listrik ketika masuk ke dalam zona kota. Scania PHEV memiliki kapasitas baterai hingga 89 kilowatt-jam dan dapat menempuh jarak hingga 50 mil dengan pengisian penuh. Dengan pengisian daya yang cepat dan kemampuan mesin diesel sebagai generator, bus ini merupakan pilihan yang ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan energi. Produsen bus lain seperti Solaris dari Polandia dan King Long dari China juga memasarkan model PHEV mereka sendiri, menandakan popularitas yang meningkat dari teknologi powertrain hibrida. Dengan pendekatan yang ramah lingkungan ini, industri otomotif semakin bergerak menuju visi yang lebih berkelanjutan.
Perkembangan Terbaru: Bus Kini Dilengkapi Powertrain Plug-In Hybrid





