General Motors sedang fokus untuk meningkatkan posisi merek-mereknya di pasar mobil listrik. Salah satu merek premiumnya, Cadillac, baru-baru ini merilis SUV bertenaga baterai terbaru mereka, yaitu Optiq dan Vistiq. Meskipun penampilannya menarik, namun ada beberapa kekhawatiran terkait jarak tempuh dari mobil tersebut.
Sebuah tes jarak tempuh yang dilakukan oleh Edmunds menunjukkan bahwa Cadillac Optiq mampu melebihi angka jarak tempuh EPA yang diiklankan. Dalam tes dunia nyata, Cadillac Optiq 2025 dengan paket Sport 2 berhasil mencapai jarak tempuh 339 mil, melebihi estimasi EPA sebanyak 12,2%.
Meski angka jarak tempuh tersebut cukup mengesankan, namun hasil tes yang dilakukan oleh Edmunds menunjukkan bahwa hasilnya mungkin berbeda tergantung pada kondisi tempat dan cuaca. Pengujian jalan raya di temperatur rendah dengan roda yang lebih besar dapat mengurangi jarak tempuh yang dicapai. Namun, tes jarak tempuh oleh Edmunds memberikan titik data tambahan bagi calon pembeli dalam memilih mobil listrik yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Cadillac terus mengembangkan inovasi dalam mobil listrik mereka untuk bersaing dengan dominasi pasar Tesla. Meskipun beberapa kendala terkait jarak tempuh, namun Cadillac Optiq tetap menjadi pilihan yang menarik bagi pengemudi kota yang memerlukan mobil listrik dengan tampilan premium. Penelitian lebih lanjut akan membantu calon pembeli untuk memahami dan mempertimbangkan faktor-faktor yang memengaruhi jarak tempuh mobil listrik dalam penggunaan sehari-hari.





