Porsche telah mengumumkan rencana menarik untuk tahun 2022 dengan pembuatan model elektrik penuh pertama mereka, yaitu 718. Meskipun masih dalam tahap perkembangan, pabrikan mobil sport Jerman ini memutuskan untuk tetap mempertahankan mesin bensin pada generasi Boxster dan Cayman berikutnya. Menariknya, hanya varian “teratas” dari 718 yang akan dilengkapi dengan mesin pembakaran, mungkin dalam bentuk RS-badged. Hal ini menunjukkan bahwa Porsche tidak sepenuhnya meninggalkan mesin pembakaran meskipun tren mobil listrik saat ini sedang meningkat.
Menariknya, Boxster dan Cayman generasi bertenaga bensin ini mungkin tidak akan memerlukan platform yang sama dengan versi listriknya untuk menghemat biaya rekayasa. Porsche kemungkinan akan menggunakan platform MMB yang sudah ada untuk model sebelumnya. Namun, perusahaan ini tampaknya memprioritaskan varian listrik yang lebih terjangkau, dengan menghadirkan versi gas sebagai pilihan yang lebih mahal.
Porsche juga mengkonfirmasi bahwa beberapa model lain dalam jajaran produk mereka akan tetap menggunakan mesin pembakaran, seperti Cayenne dan Panamera, yang juga akan mendapatkan varian hibrida plug-in. Namun, untuk model 911 yang menjadi ikon merek ini, Porsche tidak berencana mengubahnya menjadi mobil listrik dalam waktu dekat. Mesin V-8 juga akan tetap hadir dalam jajaran produk mereka hingga tahun 2030-an, menunjukkan komitmen Porsche terhadap mesin pembakaran meskipun mengembangkan teknologi ramah lingkungan. Supercar all-electric Mission X tampaknya tidak lagi menjadi prioritas bagi Porsche dalam waktu dekat, mengingat pasar yang masih belum terlalu siap untuk menerima mobil listrik super mewah dengan harga yang mahal.





