Polsek Cakung melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi dari petugas keamanan terkait kasus komplotan begal bersenjata tajam di kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Cakung, Jakarta Timur. Kapolsek Cakung, Kompol Widodo mengatakan bahwa kedua sekuriti yang diperiksa merupakan orang yang pertama kali berada di dekat tempat kejadian perkara (TKP) setelah kejadian begal terjadi. Mereka dimintai keterangan untuk menjelaskan kronologi kejadian dan arah kabur pelaku setelah melancarkan aksinya. Widodo berharap keterangan dari kedua saksi ini dapat memperkuat proses penyelidikan dan mendukung penangkapan pelaku.
Polsek Cakung saat ini sedang menyelidiki kasus komplotan begal bersenjata tajam yang merampas motor pedagang sayur di JIEP, Cakung. Korban, berinisial SK (44) mengalami luka di bagian punggung akibat serangan pelaku namun tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Petugas keamanan gedung, Sutirmo (57) menyebut bahwa begal terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan pelaku kabur setelah mengetahui adanya petugas keamanan.
Polisi juga telah melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Mereka memastikan bahwa pelaku berjumlah tiga orang yang mengendarai sepeda motor dan diduga membawa senjata tajam. Polisi juga telah meminta keterangan korban dan mengarahkannya untuk membuat laporan resmi di kepolisian. Semua proses ini dilakukan dalam upaya memperjelas kasus begal tersebut dan mempercepat penangkapan pelaku.





