Volkswagen telah mengajukan paten untuk teknologi baru yang, jika berhasil diproduksi, bisa menjadi sebuah inovasi yang menarik. Teknologi ini memungkinkan pengemudi untuk mengendalikan kendaraan mereka dengan menggunakan mata mereka. Daripada memiliki tombol-tombol untuk setiap fungsi, Volkswagen ingin pengemudi melihat terlebih dahulu apa yang ingin mereka operasikan, kemudian mengontrolnya melalui perangkat universal seperti pad di roda kemudi.
Di sisi lain, meskipun Volkswagen mengklaim bahwa teknologi ini dapat membantu mengurangi gangguan bagi pengemudi, konsep ini mungkin justru menimbulkan gangguan baru. Pengemudi diharuskan untuk melihat fungsi yang ingin mereka kendalikan sebelum mengaktifkannya, hal ini bisa jadi lebih mengganggu daripada menggunakan kontrol fisik.
Meskipun fungsi yang disebutkan dalam paten ini tidak terlalu vital, seperti pengaturan pemanas kursi atau jendela, namun untuk mengaktifkan kontrol tersebut dengan melihat terlebih dahulu tampaknya menjadi solusi yang lebih rumit daripada menggunakan kontrol fisik yang lebih mudah dan lebih aman.
Paten ini juga mempertimbangkan penggabungan teknologi pelacakan mata dengan kontrol suara, namun konsep tersebut masih terus berkembang. Meskipun Volkswagen telah dikecam karena pendekatan minimalisnya terhadap interior, paten ini bisa jadi hanya ide yang belum siap untuk diimplementasikan. Volkswagen telah berkomitmen untuk mengembalikan tombol-tombol fisik pada kendaraan mereka, dan harapan kita paten ini hanya merupakan sebuah gagasan yang belum matang.





