Porsche telah menghadapi masa-masa sulit dengan penurunan laba, penjualan yang melambat di Cina, dan permintaan mobil listrik yang kurang dari yang diharapkan. Untuk mengatasi tantangan ini, perusahaan mobil sport mewah Jerman ini berencana untuk menghentikan atau menunda beberapa mobil listrik dengan biaya sebesar $2,1 miliar. Di tengah situasi ini, perusahaan akan lebih fokus pada pengembangan mobil hybrid, dengan pengangkatan CEO baru yang dijadwalkan mulai 1 Januari 2026, yaitu Michael Leiters. Leiters, yang memiliki pengalaman yang luas di industri otomotif, telah bekerja di berbagai perusahaan terkemuka termasuk Porsche, Ferrari, dan McLaren sebelumnya. Dengan latar belakang yang kuat dalam pengembangan mobil hibrida dan plug-in, Leiters diharapkan dapat membawa Porsche melalui masa-masa sulit ini dan membantu perusahaan mengatasi tantangan yang dihadapinya. Meskipun tidak akan mudah, perjalanan Leiters di Porsche diharapkan akan membawa keberhasilan bagi perusahaan tersebut.
Porsche Umumkan CEO Baru untuk 2022





