Yasa, perusahaan berbasis di Inggris, merilis motor listrik terbaru dengan kepadatan daya rekor yang mengesankan, mencatat peningkatan hingga 40% dari rekor sebelumnya yang juga dipegang oleh Yasa. Prototipe motor baru ini berhasil mencapai puncak daya 750 kilowatt (1.005 tenaga kuda) dengan berat hanya 28 pound (12,7 kilogram), mencapai kepadatan daya 59 kW/kg yang belum pernah terjadi sebelumnya. Rekor sebelumnya dari Yasa mencapai daya puncak 550 kW (737 hp) dengan kepadatan daya 42 kW/kg.
Motor baru Yasa ini jauh lebih kuat dan lebih ramping daripada motor listrik belakang Tesla Model Y Standard yang baru-baru ini diperkenalkan, bahkan hampir empat kali lebih kuat. Selain itu, meskipun memiliki tenaga puncak yang tinggi, motor ini mampu menghasilkan daya terus menerus antara 350 hingga 400 kW (469 hingga 536 hp). Motor ini juga dapat diproduksi secara massal karena dapat diskalakan tanpa menggunakan bahan eksotis.
CEO Yasa, Joerg Miska, menyatakan bahwa motor baru ini memperlihatkan keunggulan Yasa dalam kepadatan kinerja motor listrik. Motor listrik yang lebih ringan seperti produk terbaru Yasa ini dapat menghasilkan peningkatan jarak tempuh yang signifikan pada mobil listrik. Sebagai contoh, Mercedes-AMG GT XX Concept menggunakan tiga motor fluks aksial Yasa dengan total output lebih dari 1.000 kW (1.360 hp) untuk menghadirkan super grand tourer bertenaga listrik.
Meskipun motor fluks aksial Yasa telah digunakan dalam mobil-mobil mewah seperti Lamborghini dan Ferrari, harapannya adalah inovasi ini akan turun ke mobil listrik yang lebih terjangkau seiring dengan penurunan biaya dan peningkatan produksi. Dengan teknologi yang terus berinovasi, motor listrik semakin menjadi pilihan yang menarik untuk masa depan mobilitas yang lebih berkelanjutan.





