Polisi telah memeriksa lima saksi terkait kasus penembakan terhadap seorang petugas Pertahanan Sipil (Hansip) di Cakung Barat, Jakarta Timur. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, mengatakan bahwa saksi-saksi tersebut berasal dari Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa) dan masyarakat sekitar. Mereka memberikan keterangan mengenai rangkaian peristiwa sebelum hingga sesudah penganiayaan terjadi.
Penyidik Polres Metro Jakarta Timur dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya sedang melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi dan barang bukti di lokasi kejadian. Selain itu, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk dianalisis lebih lanjut.
Korban yang berinisial AS meninggal di lokasi kejadian akibat luka tembak di perut sebelah kiri. Polisi masih dalam pengejaran terhadap pelaku penembakan dan berharap kasus ini segera terungkap. Peristiwa tragis ini terjadi di Kampung Baru, Jalan Pelajar RT 07/RW 09, Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur pada Sabtu (8/11) sekitar pukul 03.30 WIB.
Kapolek Cakung, Kompol Widodo Saputro, menjelaskan bahwa korban sedang berjaga malam bersama dua rekannya ketika melihat dua orang mencurigakan di sekitar permukiman. Mereka diduga hendak mencuri sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan. Korban berusaha mencegah mereka dan terjadilah perkelahian yang berujung pada penembakan dan kematian Hansip tersebut.
Saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pelaku sebenarnya. Polisi berharap kasus ini segera terungkap dan pelaku ditangkap. Keterlibatan masyarakat sekitar dalam memberikan keterangan kepada pihak kepolisian diharapkan dapat membantu penyelesaian kasus ini dengan cepat dan adil.





