Lamborghini Temerario Super Trofeo: Analisis Kekalahan RWD vs Hybrid

by -46 Views

Lamborghini kini telah beralih ke elektrifikasi untuk mematuhi regulasi emisi yang lebih ketat dengan semua modelnya yang kini menjadi hibrida. Namun, tidak semua mobil Lamborghini memiliki motor listrik, seperti Temerario GT3 dan Super Trofeo yang masih menggunakan mesin pembakaran internal. Lamborghini kini telah meluncurkan Super Trofeo dengan penggerak roda belakang dan meninggalkan hibridisasi pada model ini. Mesin V-8 twin-turbo yang digunakan dalam Super Trofeo menghasilkan tenaga 641 horsepower dan memiliki transmisi gearbox enam percepatan. Body kit yang lebih agresif dan fitur interior baru seperti roll cage dan dasbor yang dilapisi Dinamica Infinity membuat model ini semakin menarik. Lamborghini juga telah merilis beberapa peningkatan tambahan seperti sistem kontrol traksi 12 titik, knalpot Capristo, dan suspensi KW. Perbedaan berat antara model Super Trofeo dan versi legal jalanan terjadi karena berbagai faktor seperti setup hibrida dan kebutuhan legalitas jalan raya. CEO Lamborghini, Rouven Mohr, telah mengisyaratkan kemungkinan adanya varian Temerario yang dipreteli dengan penggerak roda belakang dan versi off-road Sterrato. Meskipun prioritasnya adalah pengiriman model produksi reguler, Lamborghini kemungkinan akan segera meluncurkan Temerario yang setara dengan Huracan STO. Super Trofeo sendiri tidak akan ikut balapan hingga musim 2027.

Source link