Pada akhir tahun 2025, BMW berencana memberikan akses Tesla Supercharger kepada para pemiliknya setelah sebelumnya menunda jadwal dari “awal 2025”. Meskipun sempat tertunda, akses ke jaringan Supercharger Tesla akan segera tersedia untuk sebagian besar mobil listrik BMW mulai minggu ini.
Saat ini, mobil listrik BMW saat ini masih menggunakan port CCS untuk pengisian daya cepat DC, sehingga adaptornya harus digunakan untuk mengisi daya di jaringan Tesla yang menggunakan NACS, sampai Jerman beralih ke port NACS.
Beberapa model mobil listrik BMW, seperti i4, i5, i7, dan iX, saat ini mendukung akses Supercharging dengan tanda bintang, sementara model-model tertentu mungkin perlu pembaruan sebelum bisa menggunakan jaringan Supercharging Tesla. BMW merekomendasikan adaptor pengisian daya Lectron seharga $174,99 yang telah disetujui oleh BMW.
Model-model seperti BMW i5 2026 dan BMW iX 2026 memerlukan pembaruan sebelum bisa mengakses Supercharging, yang dijadwalkan akan dilakukan pada kuartal pertama 2026. Meskipun tidak semua model BMW, seperti BMW i3, mendukung akses ke Supercharger, BMW berkomitmen untuk menggunakan NACS pada model-model masa depan.
Akses Tesla Supercharging telah menjadi langkah penting bagi produsen mobil listrik, dan keputusan BMW untuk bergabung dengan jaringan Supercharger Tesla diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan pikiran bagi pemilik mobil listrik BMW saat bepergian.





