Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan sedang aktif memberikan edukasi kepada remaja tentang anti narkoba melalui Program “Remaja Anti Narkoba Jakarta Selatan” (Ransel). Kepala BNNK Jakarta Selatan, Kombes Polisi Bambang Yudistira, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan visi “Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045”. Dalam program ini, BNNK Jakarta Selatan fokus pada Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah tersebut.
Salah satu program prioritas yang dijalankan adalah “Ransel” yang bertujuan membentuk karakter remaja agar lebih tangguh dalam menghadapi bahaya narkoba. Selain itu, terdapat program lain seperti pembentukan Kelurahan Bersinar dan Program Pendidikan Anti Narkoba pada Keluarga. Kelurahan Cilandak Barat menjadi salah satu lokasi prioritas karena tingginya kepedulian masyarakat terhadap bahaya narkoba di wilayah tersebut.
Melalui Program “Ransel,” BNNK memberikan pelatihan ketahanan diri kepada remaja agar dapat menolak penyalahgunaan narkoba. Materi pelatihan mencakup penguatan kualitas diri, pembelaan diri, pengelolaan stres, dan komunikasi efektif dengan teman sebaya. Selain pencegahan, BNNK juga melaksanakan program pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan warga dalam kegiatan seperti pelatihan barista di Kelurahan Cilandak Barat.
Selama tahun 2025, BNNK Jakarta Selatan telah melaksanakan tes urine terhadap 5.516 orang sebagai langkah deteksi dini. Lebih lanjut, BNNK Jaksel juga berhasil merehabilitasi 713 pengguna narkoba pada tahun yang sama. Kinerja BNN Kota Jakarta Selatan juga mencatatkan prestasi dengan hasil yang sangat baik dalam Survei Indeks Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (IKOTAN) dan Indeks Kemandirian Partisipasi (IKP).
Program edukasi dan pencegahan yang dijalankan oleh BNNK Jakarta Selatan merupakan bagian dari upaya untuk memberantas peredaran narkoba dan membangun masyarakat yang tangguh serta berdaya. Dengan melibatkan remaja dan masyarakat secara luas, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari bahaya narkoba dan lebih sejahtera pada masa mendatang.





