Mengemudi mobil bertenaga bensin masih akan menjadi pilihan utama untuk sebagian besar pengemudi di Amerika Utara hingga tahun 2035, menurut perkiraan Bosch. Meskipun mobil listrik semakin populer, Bosch meyakini bahwa mesin pembakaran internal masih akan digunakan, terutama dalam mobil hibrida atau sebagai pilihan tambahan untuk jarak jauh.
Paul Thomas, presiden Bosch di Amerika Utara, menyatakan bahwa perusahaan memiliki pendekatan yang seimbang terhadap elektrifikasi, hibrida, dan mobil bertenaga bensin. Produsen mobil seperti Ford dan Nissan juga telah merangkul teknologi hibrida untuk melengkapi kendaraan listriknya. Misalnya, Ford akan mengubah model Lightning menjadi kendaraan listrik jarak jauh dengan tambahan generator, sementara Nissan akan menawarkan sistem hibrida E-Power pada Rogue generasi berikutnya.
Meskipun perkiraan Bosch menunjukkan bahwa kendaraan bertenaga bensin akan tetap relevan, Thomas juga mengakui bahwa kendaraan listrik baterai akan terus berkembang. Walaupun kendaraan listrik mulai mendapat tempat di pasar, terdapat tantangan seperti pengurangan subsidi dan perubahan peraturan emisi di Amerika Serikat yang dapat mempengaruhi penjualan kendaraan listrik. Namun, elektrifikasi tetap menawarkan berbagai manfaat seperti peningkatan kinerja dan efisiensi, menjadikan kendaraan hibrida semakin diminati di Amerika.





