Sebelumnya, jika Anda tertarik untuk membeli perangkat lunak Full Self-Driving (FSD) Tesla, sebaiknya Anda segera mengambil keputusan dalam waktu sebulan ke depan sebelum lisensi permanen berubah menjadi langganan rutin yang mungkin melebihi ekspektasi Anda. Dalam sebuah pengumuman, CEO Tesla, Elon Musk, menegaskan bahwa opsi pembelian FSD secara langsung akan dihentikan mulai bulan depan. Model langganan sebenarnya bukan hal baru bagi FSD, karena Tesla telah menawarkan opsi ini sejak akhir 2022. Namun, kebiasaan sebelumnya adalah menjual langganan bersamaan dengan opsi pembelian permanen. Kini, perubahan besar akan segera terjadi.
Industri mobil telah melangkah maju ke arah model langganan untuk teknologi bantuan pengemudi. Perusahaan mobil lain, seperti Ford dan GM, telah menerapkan model ini dengan harga untuk sistem bantuan pengemudi mereka. Dengan langganan, produsen mobil dapat memperoleh pendapatan berulang yang diinginkan oleh para investor, dan menarik pengguna baru dengan cara yang lebih mudah daripada harga satu kali pembelian besar. Selain itu, harga FSD saat ini sebesar $8.000 membuatnya sulit terjual, dengan waktu balik modal mencapai 80 bulan jika digabungkan dengan langganan bulanan seharga $99.
Melakukan pembayaran bulanan untuk FSD mungkin menjadi pilihan finansial yang lebih cerdas, meskipun dapat menjadi tambahan beban keuangan jika Anda juga membayar langganan platform hiburan online seperti Netflix dan Spotify, serta koneksi internet. Selain itu, fitur FSD tidak dapat dipindahkan ke mobil Tesla berikutnya kecuali dalam kasus promosi langka dari perusahaan. Banyak pembeli mobil pada dasarnya telah mengeluarkan uang besar dengan harapan FSD akan menjadi sepenuhnya otonom saat mereka masih memiliki mobil tersebut.
Meskipun Tesla belum memberikan alasan resmi atas perubahan ini, spekulasi muncul bahwa ini mungkin bagian dari strategi perusahaan dalam merebranding FSD. Dengan beralih ke model langganan saja, Tesla dapat mereformasi citra FSD sebelum menghadapi masalah regulasi lebih lanjut, terutama di pasar terbesar mereka, California. Selain itu, para pembeli mobil yang dilengkapi HW3 sebelum FSD tersedia sebagai langganan mungkin merasa kebingungan dengan nasib investasi mereka.
Meskipun FSD masih belum sepenuhnya mandiri dalam berkendara, model langganan dapat memberi kesempatan bagi pemilik Tesla untuk mencoba fitur ini dengan lebih fleksibel. Tesla sendiri mungkin juga memanfaatkan model langganan sebagai cara untuk menargetkan pasar mobil bekas di masa depan, serta untuk menaikkan harga dengan lebih mudah seiring waktu. Dalam banyak hal, perubahan ini tampak sebagai kemenangan bagi Tesla dalam segi bisnisnya.





