Warga Jakarta Harap Laporkan Pelecehan Seksual

by -55 Views

Polres Metro Jakarta Utara meminta masyarakat setempat untuk tidak ragu melaporkan aksi pelecehan seksual kepada petugas terdekat. Hal ini bertujuan agar aksi tersebut dapat diproses secara hukum. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengimbau masyarakat untuk melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual, terutama di ruang publik dan transportasi umum. Onkoseno juga menekankan pentingnya saling peduli dan berani melapor, karena keamanan dan kenyamanan di ruang publik adalah tanggung jawab bersama. Kasus dugaan tindak pidana asusila di dalam bus TransJakarta juga telah diungkap oleh Unit VI Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara. Dua orang pria berinisial HW dan FTR telah diamankan karena diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di ruang publik yang menyebabkan seorang perempuan menjadi korban. Kejadian dimulai saat korban menaiki bus TransJakarta usai beraktivitas, dimana korban tidak menyadari adanya tindakan yang mengarah pada pelecehan. Namun, korban akhirnya menyadari situasi tersebut setelah ada penumpang lain yang berkumandang. Petugas kondektur TransJakarta bersama penumpang lainnya langsung mengamankan kedua pria yang dicurigai sebagai pelaku. Barang bukti berupa pakaian korban yang diduga terdapat cairan mencurigakan telah diamankan, dan dua orang saksi turut dimintai keterangan untuk memperkuat proses penyelidikan. Para terduga pelaku dijerat dengan pasal terkait tindak pidana asusila di muka umum sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal 406 UU No. 1/2023 (KUHP Baru) menyebutkan bahwa setiap orang yang melanggar kesusilaan di muka umum, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda sekitar Rp10 juta. Keselamatan dan kenyamanan bersama di ruang publik harus dijaga dan diprioritaskan, serta setiap bentuk pelecehan seksual harus dilaporkan dan diproses secara hukum untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi semua.

Source link