Strategi Penargetan Manajemen Lama oleh Dealer Stellantis

by -58 Views

Sebuah pergeseran kepemimpinan terjadi di Stellantis AS ketika Carlos Tavares mengundurkan diri setelah dituduh sebagai biang “bencana” oleh National Dealer Council (NDC). Meskipun telah lebih dari setahun sejak kepergian Tavares, dampaknya masih terasa di kalangan dealer AS. Hogan, ketua NDC, secara terbuka mengkritik kepemimpinan sebelumnya yang dianggap kurang memahami esensi merek-merek seperti Jeep, Ram, Dodge, dan Chrysler.

Namun, situasinya tampak membaik di bawah pimpinan Antonio Filosa. Tim manajemen baru mendapat pujian karena kembalinya mesin Hemi dan komitmen perusahaan untuk berinvestasi US$13 miliar di AS. Kabar tentang produk-produk baru seperti Dodge Durango generasi berikutnya dan SUV Ram juga menyebar. Meskipun ada kekhawatiran tentang keberlanjutan beberapa merek di bawah naungan Stellantis, pembenahan dan kejelasan visi baru tampaknya memberikan optimisme kepada para dealer.

Pandangan Motor1 juga menyatakan optimisme terhadap Stellantis setelah merger FCA-PSA pada 2021. Dengan investasi besar dan rencana produk baru yang menarik, dealer-dealer Amerika yakin bahwa langkah-langkah Filosa akan membawa hasil positif. Meskipun penjualan Stellantis di AS mengalami penurunan, terobosan baru dalam pemahaman pelanggan dan kejelasan visi perusahaan di bawah manajemen baru telah memberikan harapan baru bagi industri otomotif.

Source link