Evolusi Radikal Jaguar: Mesin Bensin Tetap Berperan?

by -46 Views

Jaguar telah resmi menghentikan total model bermesin pembakaran internal (ICE) dengan pensiunnya unit F-Pace terakhir dari lini perakitan di pabrik Solihull, Inggris. Hal ini menandai berakhirnya 90 tahun produksi model bensin Jaguar. Meskipun Jaguar berkomitmen untuk beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik (EV), kabar terbaru menyebutkan bahwa mobil mewah tersebut mungkin masih akan dilengkapi dengan mesin pembakaran.

Mesin pembakaran di mobil Type 00 telah menjadi perhatian internal di Jaguar terkait jarak tempuh yang diperoleh. Untuk mengatasi kekhawatiran tentang jarak tempuh listrik, Jaguar sedang mempertimbangkan untuk menambahkan mesin bensin sebagai generator untuk memperpanjang jarak tempuh mobil ini. Hal ini diharapkan dapat membuat Type 00 versi produksi mampu menempuh hingga 1.100 km, mengingat angka jarak tempuh standar sekitar 770 km.

Rencananya, versi Type 00 dengan mesin pembantu kemungkinan akan diluncurkan bersamaan dengan versi EV standar akhir tahun ini. Meskipun Jaguar Land Rover belum memberikan konfirmasi resmi, laporan tersebut tidak dipungkiri oleh perusahaan. Namun, terdapat pendapat yang berbeda mengenai keputusan ini, namun Jaguar tetap mempertahankan rencananya untuk menjadi merek otomotif mewah khusus listrik.

Meski dimensi mobil besar memungkinkan untuk menampung mesin pembakaran kecil, perubahan tersebut akan menambah biaya produksi dan berdampak pada harga jual mobil. Jaguar diperkirakan akan menetapkan harga yang lebih tinggi untuk opsi pemanjang jarak tempuh ini, sehingga calon pembeli perlu mempersiapkan biaya tambahan sekitar $120.000 dari harga versi listrik standar.

Source link