Audi dikenal sebagai produsen mobil yang suka bereksperimen dan berpikir di luar batasan konvensional. Contohnya adalah A2, yang dianggap sebagai salah satu ekspresi dari kemauan brand premium asal Ingolstadt ini untuk berinovasi. Meski demikian, Audi tidak pernah benar-benar melangkah terlalu jauh dengan membuat truk pikap. Dalam sebuah wawancara dengan majalah Australia Drive, CEO Audi Gernot Döllner menegaskan bahwa konsep truk pikap adalah sesuatu yang sangat tidak mungkin terjadi di lini produk Audi.
Salah satu pendahulu Döllner, Markus Duesmann, sempat mengatakan bahwa meski belum ada janji pasti mengenai pembuatan truk pikap, Audi tengah melakukan penelitian mengenai kemungkinan tersebut. Sebuah konsep berani bernama Activesphere pernah diperkenalkan pada awal 2023, namun tidak pernah dijadikan produksi massal. Meskipun demikian, konsep tersebut menunjukkan bahwa Audi tertarik untuk menghadirkan kendaraan mewah serbaguna yang tidak biasa.
Dengan penegasan keras dari Döllner bahwa Audi tidak akan membuat truk pikap, kemungkinan untuk melihat versi Audi dari Scout Terra, truk listrik dari Volkswagen Group, juga sangat kecil. Meskipun Scout Terra menawarkan truk listrik dengan opsi mesin bensin sebagai penambah jarak, kemungkinan Audi mengikuti jejak ini sangat minim.
Kesulitan dalam menghasilkan bisnis truk pikap yang menguntungkan bisa dilihat dari kegagalan Mercedes X-Class berbasis Nissan Navara. Audi sebagai bagian dari Volkswagen Group terlihat lebih fokus pada kendaraan SUV tangguh ketimbang truk pikap mewah. Meski truk berbasis Scout dianggap tidak akan diproduksi, kemungkinan untuk melihat SUV bergaya petualang yang terkait dengan Scout Traveler tetap terbuka. Döllner bahkan memberi petunjuk bahwa kita harus “menunggu” untuk melihat sesuatu yang lebih sesuai untuk petualangan di luar jalur utama dari Audi.





