Pengisian Daya Ultra Cepat: Tips untuk Memperpanjang Umur Baterai

by -34 Views

Mobil listrik (EV) bekas seringkali ditawarkan dengan harga lebih tinggi jika unit tersebut belum pernah menggunakan fast charging. Hal ini disebabkan karena baterai EV umumnya kehilangan kapasitas lebih cepat jika sering menerima pengisian cepat DC. Namun, CATL telah mengatasi masalah ini dengan memperkenalkan baterai terbarunya, yaitu baterai 5C, yang diklaim mampu bertahan lebih lama dari usia kendaraan, bahkan jika sering diisi daya cepat.

Menurut CATL, baterai 5C tersebut dapat mempertahankan 80% kapasitas setelah 1.400 siklus charge-discharge pada suhu 60°C. Dengan jarak tempuh teoritis 600 km per siklus, baterai ini setara dengan total 840.000 km dalam kondisi yang sangat panas seperti musim panas di Dubai. Di suhu lingkungan yang lebih sejuk sekitar 20°C, CATL mengatakan baterai ini masih dapat mempertahankan minimal 80% kapasitas setelah 3.000 siklus, atau sekitar 1,8 juta km.

Perbaikan yang membuat baterai tersebut lebih tahan lama, antara lain pelapisan katoda yang seragam untuk mengurangi degradasi, aditif perbaikan yang dicampurkan ke elektrolit cair untuk menutup retakan dan mengurangi kehilangan lithium, dan agen responsif suhu khusus yang membantu memperpanjang usia baterai. Sistem pemantauan baterai (BMS) juga ditingkatkan dan dapat mengarahkan cairan pendingin ke bagian tertentu pada paket baterai jika suhu terlalu tinggi.

Walaupun CATL belum menjelaskan kapan baterai ini akan masuk produksi dan digunakan secara komersial, peningkatan ini sangat penting mengingat semakin bertenaganya charger EV. Hal ini memungkinkan pengisian cepat 5C yang memungkinkan pengisian penuh dalam waktu hanya 12 menit. Dengan begitu, baterai baru ini menawarkan kombinasi terbaik: pengisian EV yang sangat cepat dengan dampak negatif yang minim.

Source link