Pemulihan Trauma Ibu Korban dan Pelaku Pembunuhan oleh Polisi

by -32 Views

Polres Metro Jakarta Utara memberikan trauma healing kepada ibu dari korban pembunuhan MAR (22) dan pelaku MAH (16) untuk membantu mengatasi kejadian tragis yang menimpa kedua anak tersebut. Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ni Luh Sri Arsin, menjelaskan bahwa ibu korban masih dalam keadaan histeris, dan tim pelayanan trauma healing langsung memberikan hipnoterapi untuk membantu menenangkan dirinya. Dalam upaya mendukung ibu korban, pihak kepolisian memberikan penanganan yang sesuai dengan arahan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz.

Sri menegaskan bahwa komunikasi antara kedua anak tersebut tidak selalu berjalan lancar dan ibu mengaku tidak pilih kasih terhadap mereka. Ia juga mencatat bahwa abang korban MAR (22) memiliki kebutuhan biaya pendidikan yang lebih tinggi daripada adiknya yang masih sekolah SMP. Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kronologi peristiwa tragis ketika MAH (16) memukul kakak kandungnya hingga tewas di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kasus ini disebabkan oleh persoalan keluarga dan rasa cemburu pelaku terhadap perhatian yang lebih diterima oleh kakaknya.

Kasus pembunuhan ini menunjukkan pentingnya mendukung korban, pelaku, dan keluarga mereka dalam proses penyembuhan trauma dan penanganan konflik internal. Pemberian layanan trauma healing yang tepat sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini untuk membantu mengatasi dampak psikologis yang dialami oleh semua pihak terkait. Oleh karena itu, langkah-langkah seperti yang dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Utara merupakan tindakan yang bijaksana dan berperan penting dalam mendukung korban dan keluarganya.

Source link