Personel gabungan berhasil mengamankan belasan wanita malam serta puluhan botol minuman keras selama operasi penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, menyebutkan bahwa operasi ini bertujuan menciptakan kondisi yang kondusif selama bulan Ramadhan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman. Operasi pekat ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat di media sosial terkait aktivitas prostitusi dan peredaran miras yang masih marak di sekitar GOR Ciracas, meskipun sudah memasuki bulan suci Ramadhan.
Tim operasi yang terdiri dari berbagai instansi seperti Pemerintah Kota Jakarta Timur, Satpol PP, TNI-Polri, Dishub, dan P3S Dinas Sosial melakukan penyergapan di berbagai titik di Kecamatan Ciracas. Wanita malam yang terjaring selanjutnya akan dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Meskipun wilayah tersebut sebenarnya tidak memiliki lokasi khusus prostitusi, aktivitas tersebut masih terjadi karena dimanfaatkan pedagang kaki lima sebagai tempat berkumpul.
Ritonga menegaskan bahwa ke depannya, pihak kecamatan akan meningkatkan frekuensi operasi penertiban untuk mencegah kembali munculnya aktivitas serupa, khususnya selama bulan Ramadhan. Tindakan ini dilakukan sebagai langkah untuk memastikan situasi tetap kondusif dan masyarakat dapat beribadah dengan tenang.





