Polisi ungkap penipuan ‘black dollar’ dengan cairan air detergen

by -29 Views

Polisi telah mengungkap bahwa cairan khusus yang digunakan dalam modus penipuan black dollar oleh tiga pelaku asal Liberia terhadap korban asal Korea Selatan di Meruya, Jakarta Barat, sebenarnya adalah campuran air putih dan detergen. Cairan ini dijual kepada korban dengan harga ribuan dolar Amerika Serikat untuk mencuci black dollar agar menjadi uang sungguhan. Korban, Lee Byung Ok, mengalami kerugian besar hingga Rp1,6 miliar akibat penipuan tersebut. Dua tersangka berhasil diamankan oleh pihak kepolisian, sementara satu tersangka lagi masih dalam daftar pencarian orang.

Modus penipuan black dollar merupakan praktik penipuan uang palsu menggunakan kertas berwarna hitam, biru, atau putih yang diklaim sebagai mata uang asing asli. Korban percaya bahwa uang tersebut tersamarkan dan dapat dibersihkan dengan bahan kimia khusus, namun pada kenyataannya uang tersebut hanya campuran sedikit uang asli. Kepercayaan korban dimanfaatkan oleh pelaku untuk meraup keuntungan.

Pada Agustus 2025, ketiga tersangka bertemu dengan korban di mal Jakarta untuk menjalankan aksi penipuan mereka. Mereka menawarkan kepada korban investasi black dollar di salah satu hotel Jakarta Barat dan berhasil meyakinkan korban dengan modus mereka. Setelah melakukan beberapa tahap, korban akhirnya menyadari bahwa uang yang diterimanya hanyalah potongan kertas berbentuk uang, bukan uang dolar sebenarnya.

Korban melaporkan kejadian ini kepada kepolisian yang kemudian berhasil mengamankan dua tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman pidana paling lama empat tahun penjara. Tindakan penipuan seperti ini semakin mempertegas perlunya kewaspadaan dan kehati-hatian di era digital ini untuk menghindari menjadi korban penipuan yang merugikan.

Source link