Jakarta dan sekitarnya menjadi saksi sejumlah peristiwa kriminal dan keamanan pada Kamis (16/4). Dari motif penganiayaan aktivis KontraS hingga pelecehan santri oleh seorang ustadz, kejadian-kejadian ini menarik perhatian publik. Kolonel Chk Andri Wijaya, Kepala Oditur Militer II-07 Jakarta, mengungkapkan bahwa motif dari penganiayaan terhadap aktivis KontraS diduga merupakan dendam pribadi. Selain itu, Oditurat Militer II-07 Jakarta juga menyerahkan 11 barang bukti terkait kasus tersebut kepada Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Di sisi lain, Polres Metro Jakarta Utara berhasil menangkap pelaku pencabulan terhadap seorang anak perempuan berusia 9 tahun di Sukapura Jakut. Tak hanya itu, seorang pemotor juga tewas terlindas bus di dekat tanjakan flyover Pesing Jakbar. Sementara itu, kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santri di Bogor menunjukkan bahwa modusnya melalui iming-iming sekolah ke Mesir. Keberagaman kejadian ini menjadi sorotan masyarakat dan menunjukkan kompleksitas situasi kriminalitas di Jakarta.
Motif Penganiayaan Aktivis KontraS dan Pelecehan: Berita Kriminal Kemarin





