Forum Lintas Ormas (FLO) Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa Jakarta meraih pencapaian sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara (ASEAN) berkat kerja sama antara aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan pemerintah daerah. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum FLO Provinsi DKI Jakarta, Juaini Yusuf, yang mengapresiasi kolaborasi antara masyarakat dan aparat dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurut Juaini, keterlibatan aktif ormas dalam menjaga ketertiban di tingkat akar rumput merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan Jakarta sebagai kota teraman di Asia Tenggara.
FLO memposisikan diri sebagai bagian dari ekosistem sosial yang turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas ibu kota. Organisasi ini tidak hanya menjadi representasi masyarakat, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendukung keamanan wilayah. Selain itu, FLO menjalankan fungsi koordinatif dengan aparat keamanan untuk bersinergi dalam berbagai kegiatan pengamanan. Kapasitas mobilisasi massa yang dimiliki FLO pun dimanfaatkan dalam kegiatan yang melibatkan aparat keamanan, menegaskan komitmennya dalam menjaga ketertiban.
Peran FLO tidak hanya sebatas pada aspek keamanan, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Dalam hal ini, FLO menjadikan dirinya sebagai wadah untuk menampung aspirasi warga dan menyampaikan kebijakan kepada anggota di tingkat bawah. Untuk memastikan peran tersebut berjalan optimal, FLO melakukan pembinaan internal terhadap ormas yang tergabung, termasuk verifikasi legalitas organisasi dan bantuan bagi ormas yang belum memiliki kelengkapan administrasi.
Dengan pendekatan inklusif, FLO terus membuka ruang bagi ormas untuk bergabung dan berkolaborasi. Hingga saat ini, sekitar 150 ormas telah terdaftar dalam forum yang mereka bentuk. Pendekatan ini dianggap penting untuk menghindari potensi konflik dan memperkuat koordinasi antarorganisasi. Melalui kegiatan seperti halalbihalal, FLO memperkuat silaturahmi dan koordinasi antar ormas, serta menjadikan momentum tersebut sebagai ajang untuk membangun kepercayaan dan persatuan di tengah keberagaman sosial perkotaan Jakarta.





