Polisi Sita Ribuan Obat Keras Setelah Gerebek Kios Kosmetik Jakarta Timur

by -46 Views

Polisi Sita Ribuan Butir Obat Keras Setelah Gerebek Kios Kosmetik di Jakarta Timur

Jakarta – Polisi melakukan penggerebekan di sebuah kios yang diduga menjual obat-obatan terlarang di Jalan Kalisari Raya, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita ribuan butir obat keras daftar G yang disembunyikan di atas plafon kios.

Penyamaran Kios dan Penyitaan Barang Bukti

Penggerebekan dilakukan setelah petugas menerima laporan dari warga terkait aktivitas mencurigakan di lokasi pada Senin malam. Anggota Polsek Pasar Rebo bersama Ketua RT setempat dan pemuda Karang Taruna langsung mendatangi kios yang dicurigai, yang dari luar tampak seperti toko biasa yang menjual perlengkapan kosmetik dan kebutuhan rumah tangga.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut, polisi menemukan sejumlah obat daftar G yang disembunyikan di atas plafon kios. Obat-obatan tersebut adalah jenis obat keras yang peredarannya harus menggunakan resep dokter. Total barang bukti yang diamankan berjumlah sekitar 2.500 butir obat keras berbagai jenis.

Pelaku Masih Dalam Penyelidikan

Meskipun barang bukti disita, polisi belum berhasil mengamankan penjual atau pemilik kios. Saat penggerebekan, kios dalam keadaan tanpa penjaga sehingga identitas pelaku masih didalami aparat kepolisian. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap jaringan pemasok obat-obatan ilegal tersebut serta memburu pihak yang bertanggung jawab.

Warga sekitar sebelumnya telah mencurigai aktivitas di kios tersebut dan akhirnya melaporkan ke pihak kepolisian setempat. Penggerebekan dilakukan bersama unsur masyarakat, dan polisi mengimbau agar masyarakat melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait penjualan obat keras ilegal di lingkungan mereka.

Penggerebekan ini menjadi viral di media sosial Instagram @kabarkalisari, dengan sejumlah warga mendatangi kios kosmetik di wilayah Kalisari yang tertutup. Polisi saat ini masih terus melakukan pendalaman untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Source link