JAKARTA – Skotlandia Merayakan Kembalinya ke Piala Dunia Lewat Uang Kertas Edisi Khusus
Momen besar dalam dunia sepak bola seringkali diabadikan melalui berbagai cara, mulai dari patung hingga mural. Namun, Skotlandia memilih pendekatan yang unik untuk merayakan kesuksesan tim nasional mereka kembali ke panggung Piala Dunia setelah penantian panjang.
Uang Kertas Edisi Khusus
Bank of Scotland memperkenalkan uang kertas edisi terbatas senilai 20 poundsterling atau sekitar Rp590 ribu yang menampilkan ilustrasi terinspirasi dari gol salto gelandang Skotlandia, Scott McTominay. Gol dramatis tersebut tercipta saat menghadapi Denmark dan menjadi penentu keberhasilan Skotlandia memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Langkah ini bukan sekadar bentuk perayaan biasa, karena hanya 100 lembar uang edisi khusus yang dicetak. Dari jumlah tersebut, 50 lembar akan tersedia melalui kombinasi lelang kolektor, undian berhadiah, serta dua lokasi pop-up khusus di Glasgow dan Edinburgh.
Sebagian hasil dari program tersebut juga akan disalurkan untuk mendukung organisasi amal tunawisma Crisis Scotland.
Reaksi Scott McTominay
Scott McTominay merasa terkejut namun bangga melihat momen penting dalam kariernya diabadikan dengan cara yang tidak lazim. “Melihat gol saya muncul di uang kertas Skotlandia terasa sangat spesial,” ujar pemain yang kini membela klub Italia SSC Napoli.
Ide Perayaan Kembalinya Skotlandia
Ketua Komite Eksekutif Skotlandia di Bank of Scotland, Emma Noble, menyebut ide itu lahir dari keinginan menghadirkan perayaan yang dekat dengan identitas nasional Skotlandia. Menurutnya, uang kertas telah lama menjadi bagian dari perjalanan sejarah negara itu, sama seperti sepak bola yang memiliki tempat penting dalam budaya masyarakat.
Skotlandia terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 1998, sehingga penantian hampir tiga dekade akhirnya berakhir pada edisi 2026. Di turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut, Skotlandia tergabung bersama Haiti, Morocco, dan Brazil di fase grup.
Bagi Skotlandia, uang kertas ini tidak hanya sebagai alat transaksi semata. Ia juga menjadi simbol perjalanan panjang, penantian, dan euforia atas kembalinya mereka ke panggung sepak bola dunia.





