Film Komedi Sci-Fi ‘Foufo’ Sukses Libatkan Pemain Madura dan Studio Lokal Surabaya
Puluhan penonton terhibur saat menyaksikan special screening film ‘Foufo’ di Kencana Baja Hall Surabaya. Film bergenre komedi fiksi ilmiah ini berhasil mengundang gelak tawa dari penonton sejak awal hingga akhir cerita.
Kisah Unik Film ‘Foufo’ dan Proses Produksinya
‘Foufo’ menceritakan kisah alien UFO yang jatuh ke bumi dan ditemukan oleh keluarga Madura yang ingin naik haji. Dengan unsur komedi yang kental, film ini sukses memikat hati penonton.
Selain menghadirkan cerita yang menghibur, ‘Foufo’ juga turut melibatkan komunitas lokal dalam proses produksinya. Produser dan sutradara Bayu Skak bersama Sinemart melakukan open casting di Surabaya Utara yang diikuti oleh lebih dari 2.500 peserta.
Lebih dari 80 persen pemain ‘Foufo’ berasal dari open casting tersebut, menunjukkan komitmen film ini untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat non-aktor untuk berakting. Bahkan pemeran penting seperti Ibu Saiqona ditemukan melalui proses tersebut.
Penghargaan untuk Talent Lokal
Dalam upaya menghormati talenta lokal, ‘Foufo’ juga bekerja sama dengan studio animasi lokal, Hompimpa, untuk mendesain karakter alien di dalam film. Hasil kerja sama ini membuat kualitas visual film tidak kalah dengan produksi internasional.
Bayu Skak, selaku produser dan sutradara ‘Foufo’, merasa bangga dapat melibatkan warga Surabaya dan Madura dalam film ini. Kesuksesan open casting hingga special screening film menjadi bukti antusiasme masyarakat terhadap karya lokal.
Kisah ‘Foufo’: Tantangan dan Kegembiraan Para Pemain
‘Foufo’ juga memperkenalkan aktor non-profesional dalam peran utama. Tretan Muslim, yang memerankan karakter Muslim, menghadapi tantangan baru dalam berakting. Ia harus menggunakan tiga bahasa berbeda selama pengambilan gambar, memberikan warna tersendiri pada karakternya.
Sementara Siti Kam, yang memerankan Ibu Saiqona, merasa bahagia bisa terlibat dalam film ini meskipun ini pengalaman akting pertamanya di usia 63 tahun. Ia bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh Bayu Skak dan tim produksi ‘Foufo’.
‘Foufo’ dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia mulai 9 Juli 2026. Sebagai bentuk penghargaan kepada Surabaya, film ini akan lebih dulu diputar di kota tersebut sebelum rilis nasional.


