Wahana Kreator Umumkan Enam Soundtrack untuk Film “Seni Merayu Tuhan”
Wahana Kreator resmi mengumumkan lini pengisi lajur suara (soundtrack) untuk film terbaru mereka, “Seni Merayu Tuhan”. Film arahan sutradara Cesa David Luckmansyah yang dijadwalkan tayang di bioskop tanah air pada 13 Agustus 2026 ini sengaja menguratori deretan lagu bernuansa spiritual sebagai kekuatan utama penyampaian cerita.
Lagu-lagu Spiritual dari Berbagai Musisi
Lajur suara film ini diisi oleh enam lagu dari musisi lintas genre, antara lain “Muara Dosa” milik That’s Rockefeller, “Dialog Diri” dari Adhitia Sofyan, “Menjadi Manusia” oleh Donne Maula, “Menunggu Ujung” karya mendiang Gusti Irwan Wibowo (Gustiwiw), “Urip” dari Kunto Aji, serta “Sejenak” oleh duo Biru Baru.
“Pemilihannya tentu kita lihat adegannya, tapi kemudian setiap lagu yang ada itu adalah lagu yang memiliki unsur spiritual,” ujar Head of IP Initiative Wahana Kreator sekaligus penulis skenario dan produser eksekutif film tersebut, Gina S. Noer.
Proyek Kolaboratif yang Diisi Oleh Aktor Populer
Dalam proyek ini, Gina S. Noer berkolaborasi dengan produser Rino Sarjono dan Salman Aristo untuk menyusun skenario. Sementara itu, jajaran pemain diisi oleh nama-nama populer seperti Ari Irham, Lutesha, Rieke Diah Pitaloka, Habib Ja’far, Arie Kriting, Sita Nursanti, Alfie Alfiandy, Teuku Ryzki, hingga Onadio Leonardo.
Meski jajaran aktor melibatkan musisi seperti Teuku Ryzki (Kiki) dan Onadio Leonardo (Onad), tim produksi memilih untuk tidak melibatkan mereka dalam pengisian soundtrack untuk menjaga esensi kebaikan dan dakwah yang ingin disampaikan dalam film tersebut.
Teuku Ryzki Muhammad, yang memerankan karakter Khotib, turut membagikan pengalaman dan harapannya terkait film ini. Ia berharap karakter Khotib yang ia mainkan dapat membawa berkah dan manfaat bagi penonton maupun keluarganya, seiring dengan pesan spiritual yang ingin disampaikan dalam film “Seni Merayu Tuhan”.
“Saya sendiri enggak pernah punya gambaran 15 tahun, 10 tahun, lima tahun ke depan jadi apa. Saya yang di depan mata, akan selalu saya jalani dengan sebaik-baiknya,” tegas Kiki.
Kiki merasa memiliki kesamaan dengan karakter Hikmah (diperankan Ari Irham) yang selalu bertekad menjalani setiap garis takdir dengan ikhlas dan sebaik mungkin. Meskipun tidak terlibat dalam pengisian soundtrack, namun Kiki merasa bersyukur bisa terlibat dalam film ini.


