Polisi Selidiki Kasus Anak Terluka Akibat Peluru Nyasar di Bekasi
Pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus seorang anak perempuan berusia 9 tahun yang terluka akibat terkena peluru nyasar di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kejadian tragis ini terjadi pada Minggu (5/7) dan saat ini polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti awal yang diperlukan.
Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah menjelaskan bahwa korban mengalami luka pada bagian dada akibat insiden tersebut. Pihak kepolisian juga telah mengamankan satu butir proyektil senapan angin sebagai barang bukti yang diduga menjadi penyebab luka pada korban.
Proses Penyelidikan Masih Berlangsung
Polisi saat ini tengah melakukan proses penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan interogasi kepada saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian pada saat peristiwa terjadi. Korban sendiri telah dievakuasi ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk mendapatkan perawatan medis yang intensif. Beruntung, kondisi kesehatan korban dilaporkan sudah mulai membaik dan stabil.
Usep juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus bekerja keras untuk mengungkap kejelasan dari kasus ini dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Peristiwa tragis seperti ini menjadi cambuk bagi penegak hukum untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan senjata api, demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.





