Deschamps Soroti Efektivitas Penyelesaian Akhir Timnas Prancis Jelang Laga Perempat Final Piala Dunia 2026
JAKARTA – Produktivitas tinggi belum membuat Didier Deschamps merasa puas. Menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 menghadapi Maroko, pelatih Timnas Prancis itu justru menyoroti satu aspek yang dinilainya masih perlu diperbaiki, yakni efektivitas penyelesaian akhir.
Statistik Produktivitas Timnas Prancis
Secara statistik, Les Bleus merupakan tim paling produktif sepanjang turnamen dengan koleksi 14 gol. Namun, Deschamps menilai jumlah gol tersebut belum sepenuhnya mencerminkan banyaknya peluang yang berhasil diciptakan anak asuhnya.
“Kedua tim memiliki kekuatan di semua lini. Kami memang cukup efektif, tetapi seharusnya bisa lebih baik lagi. Terkadang Anda menciptakan enam peluang dan hanya mencetak dua gol, sementara di kesempatan lain hanya memiliki dua peluang dan keduanya menjadi gol. Yang terpenting adalah efisiensi,” ujar Deschamps.
Prancis memastikan tempat di perempat final setelah menundukkan Paraguay 1-0 melalui eksekusi penalti Kylian Mbappe pada babak 16 besar.
Kekuatan Timnas Prancis
Meski hanya menang dengan selisih satu gol, Les Bleus tetap menjadi tim tersubur di Piala Dunia 2026. Ketajaman mereka tidak hanya bergantung pada Mbappe, tetapi juga didukung lini depan yang dihuni Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Bradley Barcola.
Di level individu, Mbappe juga terus bersaing dalam perebutan Sepatu Emas dengan Lionel Messi. Penyerang berusia 27 tahun itu telah mengoleksi tujuh gol, hanya terpaut satu gol dari Messi.
Maroko Bukan Lagi Kejutan
Deschamps menilai tantangan sesungguhnya baru akan dihadapi Prancis saat bertemu Maroko. Menurutnya, Singa Atlas telah berkembang menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia sejak mencetak sejarah pada Piala Dunia 2022.
Kualitas skuad Maroko semakin matang setelah mencapai final Piala Afrika. Deschamps menekankan bahwa timnya harus siap memberikan performa terbaik melawan tim yang dinilai hebat ini.
Pada pertemuan dengan Maroko, efisiensi penyelesaian akhir di depan gawang diprediksi menjadi faktor penentu siapa yang berhak melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.



