Menikmati Episode Pertama: Undangan dari Wina

by -49 Views

Raka Saputra: Mengungkap Konspirasi Zoltrax

HUJAN turun di ibu kota Negara Nusantara sejak lewat tengah malam. Air mengalir dari atap-atap gedung, membawa debu, serpihan daun, dan sisa poster propaganda yang telah robek. Pada salah satu poster yang masih menempel di tembok, tampak gambar burung naga berwarna emas dengan tulisan besar:
NUSANTARA KUAT, RAKYAT BERMARTABAT.
Di bawah slogan itu, seorang lelaki berjaket hitam berdiri sambil memandangi layar telepon genggamnya. Lelaki itu bernama Raka Saputra.

Perjumpaan Rahasia di Gudang Tua

Sudah dua puluh tahun Raka bekerja sebagai jurnalis. Rambut di dekat pelipisnya mulai dihiasi warna perak, tetapi ketampanan dan kewibawaannya belum luntur. Usia telah mengajarinya bahwa bahaya jarang datang sambil berteriak. Bahaya sering muncul sebagai mobil yang parkir terlalu lama, orang asing yang pura-pura sibuk, atau pesan singkat yang terlihat biasa. Pesan misterius yang membuatnya melangkah ke gudang tua Blok 17.

Di dalam gudang yang gelap, Raka bertemu dengan Damar Ardhana, seorang analis senior dari Zoltrax Corporation. Damar membocorkan informasi sensitif tentang manipulasi data yang dilakukan oleh perusahaan raksasa tersebut.

Konspirasi The Synedrion

Damar mengungkapkan bahwa Zoltrax terlibat dalam perubahan data terkait pangan, energi, dan kemiskinan untuk kepentingan The Synedrion, sebuah perkumpulan rahasia yang dipimpin oleh sosok misterius bernama Viranox. Damar memberikan bukti konkrit berupa kontrak rahasia dan daftar pejabat yang terlibat.

Saat Damar terluka dalam serangan, ia meminta Raka untuk pergi ke Wina dan mencari seorang perempuan bernama Sarah. Namun, segera setelah itu, gudang tempat pertemuan mereka diserang dan Damar melakukan aksi nekat untuk menghancurkan bukti-bukti yang dimiliki.

Misi Rahasia ke Wina

Raka yang selamat dari ledakan gudang, kemudian menerima undangan ke Wina dari Forum Jurnalis Investigasi Dunia. Di saat yang sama, ia dihubungi oleh Sarah yang memperingatkannya untuk tidak menyerahkan kepingan logam yang diberikan Damar kepada siapapun.

Tanpa Raka sadari, kepingan logam tersebut memiliki kekuatan misterius yang terkait dengan Sistem TI. Sementara itu, di tempat yang tidak diketahui, sosok misterius bernama Luna Vortan bersiap untuk memaksa Raka memilih di Wina.

Source link