Rahasia Tantangan Menjadi Fatimah: Berbicara Tanpa Kata-Kata

by -65 Views



Aktris Fatmah Nahdi Ungkap Tantangan Memerankan Karakter Fatimah dalam Film Horor “Bisikan Desa Gringsing”

Aktris Fatmah Nahdi berbagi pengalaman menariknya saat memerankan karakter Fatimah dalam film horor misteri “Bisikan Desa Gringsing.” Dalam peran tersebut, Fatmah menghadapi tantangan besar karena minimnya dialog dalam skrip, sehingga ia harus menyampaikan emosi dan karakter hanya melalui gerak tubuh dan ekspresi wajah.

Tantangan Berperan sebagai Fatimah

Menurut Fatmah, memerankan suatu peran yang lebih banyak “berbicara” tanpa menggunakan kata-kata adalah tantangan terbesar baginya selama proses produksi film. Ia merasa harus lebih mendalami karakter untuk bisa menyampaikan pesan yang tepat kepada penonton.

“Tantangan terbesar aku untuk part-nya adalah memerankan suatu peran yang berbicara tanpa berbicara,” ungkap Fatmah saat berdiskusi dengan para pemain di ANTARA Heritage Center.

Suasana Hangat di Balik Layar

Meskipun karakter Fatimah ditakuti oleh warga desa dalam film, suasana di balik layar justru terasa hangat. Para pemain dan kru film “Bisikan Desa Gringsing” saling mendukung dan terlibat dalam proses produksi dengan penuh kebersamaan.

Film ini merupakan hasil kolaborasi produksi yang melibatkan tim beragam bahasa dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Meskipun berbeda bahasa, para pemain harus beradaptasi dan menggunakan berbagai cara untuk saling memahami satu sama lain.

Pesan Moral yang Dibawa oleh Film

Selain atmosfer misteri dan ketegangan, “Bisikan Desa Gringsing” juga menyampaikan pesan moral kepada penonton. Karakter Fatimah menjadi simbol dari pesan agar seseorang tidak meremehkan atau menyakiti pihak yang dianggap lemah.

Fatmah mengungkap bahwa film ini juga menyoroti konsekuensi dari setiap tindakan manusia serta ketidakmungkinan untuk terus menyembunyikan kebenaran. Pesannya jelas, bahwa akhirnya kebohongan akan terungkap dan setiap perbuatan pasti membawa konsekuensi.

Dengan pemain seperti Aghniny Haque, Surya Saputra, Kiki Narendra, Wida Hesti Putri, Khiva Iskak, Nina Tamam, dan Mian Tiara, “Bisikan Desa Gringsing” menawarkan lebih dari sekadar cerita horor, namun juga refleksi tentang nilai-nilai moral yang harus dipegang teguh.

Sumber: Times Indonesia


Source link