JAKARTA – Film terbaru Jason Statham, Mutiny, mengalami kebocoran sebelum jadwal resmi penayangannya pada 21 Agustus mendatang. Kejadian ini terjadi setelah admin Amazon Prime Video Amerika Serikat secara tidak sengaja mengunggah film dengan durasi penuh daripada hanya trailer.
Mutiny sebenarnya dapat diakses secara legal di Prime Video selama kurang lebih satu jam pada tanggal 19 Agustus sebelum kebocoran terjadi. Namun, film tersebut kemudian disalin oleh pengguna lain dan disebarluaskan di berbagai platform ilegal.
Menurut keterangan dari Amazon, kebocoran ini merupakan kesalahan internal yang terjadi akibat kelalaian seorang karyawan, bukan bagian dari strategi promosi film. Mutiny sendiri diproduksi oleh Punch Palace Production dan MadRiver Pictures, serta didistribusikan oleh Lionsgate.
Sinopsis Film Mutiny
Diarahkan oleh Lindsay Michel dan J.P Davis, Mutiny bercerita tentang Cole Reed, seorang mantan polisi yang kini bekerja sebagai pengawal pribadi Tibu Campallo, sahabat dan mentor Cole di industri perkapalan. Ketika Tibu ditemukan tewas, Cole bersumpah untuk membalas kematian sahabatnya dengan memburu pembunuhnya.
Dalam perjalanan balas dendam itu, Cole terlibat dalam konspirasi yang melibatkan sejumlah rahasia gelap yang belum pernah terungkap sebelumnya. Dengan produksi yang memakan biaya sekitar 40 juta USD, film ini menawarkan aksi yang intens dan pengambilan gambar yang spektakuler, khas dari film-film Jason Statham.
Bagi para penggemar aksi penuh adrenalin, Mutiny menjadi tontonan yang sangat dinanti. Meskipun telah bocor di internet, disarankan untuk tetap menonton film ini secara resmi di bioskop saat dirilis pada 21 Agustus 2026.
(*) Sumber
