Polisi Amankan 18 Pemuda Hendak Tawuran di Jakarta Timur

by -57 Views

Sebanyak 18 pemuda diamankan dalam patroli gabungan di dua lokasi di Jakarta Timur setelah diduga hendak terlibat tawuran. Operasi yang berlangsung sejak Sabtu (12/9) malam hingga Minggu dini hari itu juga menemukan celurit, benda yang diduga bom molotov, bensin, serta bahan yang diduga tembakau sintetis.

Patroli tersebut melibatkan personel Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur. Petugas menyisir sejumlah kawasan pada jam rawan untuk mencegah kriminalitas jalanan dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pengamanan berlangsung di Pulogadung dan Cakung

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, pengamanan pertama dilakukan di Jalan Tirta, Cipinang, Pulogadung, sekitar pukul 23.50 WIB. Petugas saat itu menemukan sekelompok pemuda yang sedang berkumpul.

Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan 10 orang. Sejumlah barang turut disita, yakni satu senjata tajam jenis celurit, sembilan telepon genggam, dan empat sepeda motor.

Setelah pemeriksaan di Pulogadung, tim gabungan melanjutkan patroli ke wilayah Cakung. Sekitar pukul 02.45 WIB, petugas tiba di Jalan Amalia, Penggilingan, dan mengamankan delapan pemuda lainnya.

Barang bukti yang ditemukan di lokasi kedua terdiri atas satu benda yang diduga bom molotov, sebotol bensin, satu plastik klip berisi bahan yang diduga tembakau sintetis, tiga telepon genggam, serta satu sepeda motor.

“Dalam kegiatan pencegahan gangguan keamanan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit, benda yang diduga bom molotov, sebotol bensin, hingga satu plastik klip berisi bahan diduga tembakau sintetis,” kata Henik di Jakarta, Minggu.

Seluruh pemuda yang diamankan dari kedua lokasi, berikut barang bukti yang disita, telah diserahkan kepada Polsek Pulogadung. Mereka selanjutnya menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Patroli difokuskan pada jam rawan

Menurut Henik, kegiatan gabungan itu merupakan langkah preventif untuk menekan gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas jalanan, terutama pada malam hingga dini hari. Koordinasi dengan satuan kepolisian di wilayah juga terus diperkuat agar potensi gangguan dapat segera ditangani.

“Kami juga terus memperkuat sinergi dengan jajaran kewilayahan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Henik.

Secara terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan lingkungan pergaulan anak. Perhatian lebih dinilai penting terutama pada jam-jam rawan malam hari sampai dini hari.

Budi juga mendorong keluarga membangun komunikasi aktif dengan anak dan memastikan mereka telah berada di rumah pada waktu tersebut. Masyarakat yang mengetahui adanya rencana tawuran atau potensi gangguan keamanan diminta segera menghubungi kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.

“Kami mengajak orang tua untuk membangun komunikasi aktif dengan anak dan memastikan mereka berada di rumah pada jam rawan. Apabila masyarakat mengetahui adanya potensi tawuran atau gangguan keamanan, segera laporkan melalui layanan Kepolisian 110 agar petugas dapat segara menindaklanjuti,” kata Budi.

Source link