Polisi Tangkap Dua Remaja Diduga Hendak Tawuran di Jaktim

by -38 Views

Patroli gabungan kepolisian mengamankan dua remaja yang diduga hendak terlibat tawuran di Jalan Swadaya PAM, Rawabadung, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu dini hari. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menemukan sebuah celurit dan satu unit sepeda motor di lokasi.

Penindakan dilakukan oleh personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur. Saat patroli berlangsung pada jam rawan, petugas mendapati sekelompok pemuda yang dicurigai bersiap melakukan tawuran.

Dua remaja diserahkan untuk pemeriksaan

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, petugas segera melakukan tindakan pencegahan setelah menemukan potensi gangguan keamanan tersebut. Dua orang kemudian diamankan, sementara celurit dan sepeda motor turut dibawa sebagai barang temuan.

“Petugas kemudian melakukan tindakan pencegahan dan mengamankan dua orang. Di lokasi, petugas turut menemukan satu senjata tajam jenis celurit dan satu unit sepeda motor,” kata Henik di Jakarta, Sabtu.

Selanjutnya, kedua remaja beserta barang yang ditemukan diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur. Penyerahan itu dilakukan untuk mendukung pendalaman lebih lanjut terkait dugaan rencana tawuran tersebut.

Henik menegaskan, patroli di lokasi dan waktu yang dianggap rawan akan terus dilakukan. Menurut dia, langkah tersebut merupakan upaya preventif agar tawuran dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat tidak berkembang hingga menimbulkan korban atau keresahan.

“Tujuan utama patroli adalah mencegah gangguan keamanan sebelum terjadi. Ketika personel menemukan adanya potensi tawuran, tindakan segera dilakukan agar situasi tidak berkembang dan masyarakat tetap merasa aman,” ujar Henik.

Polisi minta masyarakat ikut mengawasi

Menurut Henik, pencegahan dilakukan melalui sinergi antara personel Brimob dan jajaran kepolisian kewilayahan. Kehadiran petugas pada jam-jam rawan diharapkan dapat mengurangi peluang terjadinya tawuran sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas maupun beristirahat.

“Kehadiran personel pada jam-jam rawan diharapkan dapat mempersempit peluang terjadinya tawuran sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas maupun beristirahat,” kata Henik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengajak masyarakat, terutama orang tua, untuk mengawasi aktivitas anak-anak. Ia juga mengingatkan agar para remaja tidak terlibat tawuran ataupun membawa senjata tajam.

Budi menilai pencegahan membutuhkan kepedulian bersama. Masyarakat diminta segera menyampaikan laporan apabila mengetahui adanya potensi tawuran atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.

“Pencegahan membutuhkan kepedulian bersama. Kami mengimbau masyarakat segera melapor apabila mengetahui adanya potensi tawuran atau gangguan kamtibmas lainnya melalui Layanan Polisi 110,” ujarnya.

Source link