Polisi Usut Penculikan dan Perampasan Kakak-Adik di Jakbar

by -31 Views

Polisi menyelidiki dugaan penculikan terhadap dua anak perempuan yang juga diduga menjadi korban perampasan kalung emas di kawasan Menceng, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu sore. Kedua korban, ZI (10) dan adiknya, CI (8), ditemukan beberapa jam setelah dinyatakan hilang.

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang mengatakan anggota telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi awal. Penyelidikan dilakukan meski keluarga korban belum membuat laporan polisi secara resmi.

“Anggota sudah ke TKP (Tempat Kejadian Perkara),” kata Rihold melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu.

Hilang saat hendak berangkat les

Paman korban, Melki, menuturkan kedua anak itu meninggalkan rumah sekitar pukul 15.30 WIB untuk berangkat les. Lokasi kejadian diperkirakan berada 100 hingga 200 meter dari rumah mereka di kawasan Pelopor, Menceng.

Keluarga mulai menyadari keduanya hilang ketika sepeda yang biasa mereka gunakan berdua justru ditemukan terparkir di depan rumah. Saat diperiksa, kedua anak tersebut tidak berada di lokasi.

“Biasanya kan naik sepeda berdua. Enggak tahunya, sepedanya itu ditaruh di depan rumah. Anaknya sudah enggak ada saat dicek. Sepertinya diambil sama orang itu (pelaku) di depan rumah,” ujar Melki.

Keluarga kemudian mencari keduanya ke tempat les dan rumah saudara yang biasa menjadi lokasi belajar. Informasi mengenai hilangnya ZI dan CI juga disebarkan melalui grup RT.

Menurut Melki, warga akhirnya mendapat kabar bahwa kedua anak tersebut ditemukan di kawasan Jalan Gombol Paya, arah menuju Bandara Soekarno-Hatta, sekitar pukul 17.00 hingga 17.30 WIB. Keduanya ditemukan di lokasi yang berbeda. Melki menduga perempuan yang membawa mereka menurunkan sang kakak di satu tempat, sementara adiknya ditemukan di lokasi lain yang masih berada di kawasan tersebut.

Kalung emas korban dilaporkan hilang

Meski telah ditemukan dan kembali kepada orang tua, keluarga menduga kedua anak itu juga menjadi korban perampasan. Kalung emas yang dikenakan masing-masing korban diketahui hilang.

Melki menduga kalung tersebut diambil oleh seorang perempuan yang tidak dikenal keluarga. “Kalungnya itu dijambret dulu, dilepas dulu sama ibu-ibu itu. Beratnya sekitar lima gram,” katanya.

Rihold mengatakan penyidik masih berfokus menelusuri titik awal kedua anak tersebut dibawa. Petugas juga mencari informasi mengenai kendaraan atau sarana yang digunakan serta kemungkinan adanya petunjuk lain di sekitar lokasi.

“Masih belum ada laporan. Ini anggota baru ke TKP untuk kumpul bahan keterangan dulu,” kata Rihold.

Ia menambahkan, penyelidikan sementara bergerak berdasarkan informasi yang beredar di media sosial. Sementara itu, Melki menyebut kedua korban masih mengalami trauma setelah kejadian tersebut.

Source link