Lima perkara kriminal menjadi sorotan dalam rangkuman berita pada Jumat (2/10), mulai dari penipuan melalui SMS palsu di jalur MRT Jakarta hingga pelimpahan perkara dugaan penistaan agama yang terjadi dalam festival musik di Ancol, Jakarta Utara. Sejumlah kasus lain yang turut ditindaklanjuti polisi mencakup dugaan penganiayaan anak buah kapal, pembacokan di Cilincing, serta perampasan perhiasan anak di Kalideres.
Penipuan menggunakan Fake BTS di jalur MRT
Polda Metro Jaya menangkap lima tersangka yang diduga menyebarkan SMS palsu menggunakan perangkat pemancar sinyal seluler buatan atau Fake BTS. Aksi tersebut berlangsung di sepanjang rute MRT Jakarta, dari kawasan Bundaran HI hingga Blok M, Jakarta Selatan.
Kasubdit 4 Ditressiber Polda Metro Jaya AKBP Grawas Sugiharto mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat. Para korban menerima pesan singkat yang memuat tautan menuju situs web palsu ketika berada di sekitar jalur MRT Jakarta.
Kasus kekerasan dan penganiayaan
Polda Metro Jaya melalui Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan sejumlah anak buah kapal yang diduga menjadi korban penganiayaan. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan, informasi tersebut telah dipantau dan sedang ditindaklanjuti.
“Berdasarkan penelusuran awal, kapal yang dimaksud berada di perairan sekitar Kepulauan Aru (Maluku),” kata Budi di Jakarta, Jumat. Koordinasi dilakukan untuk menelusuri keberadaan kapal sekaligus memastikan kondisi para ABK yang disebut menjadi korban.
Di Cilincing, Jakarta Utara, seorang pria berinisial MNHD (26) menyerahkan diri kepada polisi setelah membacok ADN (32) menggunakan celurit. Peristiwa itu terjadi di Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, pada Kamis (1/10) malam.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan korban meninggal dunia akibat kehabisan darah setelah dianiaya menggunakan senjata tajam tersebut. Polisi kemudian menangani proses hukum terhadap MNHD setelah yang bersangkutan datang dan menyerahkan diri.
Sementara itu, aksi perampasan perhiasan yang menyasar anak-anak oleh seorang perempuan misterius dilaporkan berulang kali terjadi di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Kasus terbaru menimpa dua anak perempuan yang merupakan kakak beradik pada Rabu (30/9). Peristiwa tersebut disebut sebagai salah satu kasus yang paling parah dari rangkaian kejadian serupa di kawasan itu.
Perkara festival musik masuk tahap penuntutan
Penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya menyerahkan empat tersangka beserta barang bukti perkara dugaan tindak pidana penistaan agama dalam festival musik di Ancol kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.
Pelimpahan tahap II terhadap tersangka berinisial AK, RE, SM, dan IR dilakukan pada Rabu (30/9). Berkas perkara tersebut sebelumnya dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa penuntut umum pada 22 September 2026.





