Sean Diddy Combs Dikabarkan Hidup Mewah di Penjara

by -20 Views

Sean “Diddy” Combs dilaporkan memperoleh sejumlah layanan khusus selama menjalani hukuman di FCI Fort Dix, New Jersey. Rapper dan produser musik asal Amerika Serikat itu disebut membayar narapidana lain untuk mengerjakan berbagai tugas pribadi, termasuk merapikan tempat tidur, membersihkan kamar mandi, mencuci pakaian, dan menyiapkan makanan.

Laporan tersebut pertama kali diberitakan NBC News berdasarkan keterangan empat narapidana yang pernah berada di unit yang sama dengan Combs. Keempatnya berbicara secara anonim mengenai aktivitas mantan bos label Bad Boy Entertainment itu di dalam penjara.

Layanan pribadi dan akses barang terlarang

Menurut para sumber, Combs juga menerima layanan pijat dari sesama narapidana. Pembayaran atas berbagai layanan itu diduga dilakukan menggunakan dana dari luar penjara yang disetorkan ke rekening commissary narapidana yang memberikan jasa kepadanya.

NBC News menyebut Combs diduga menghabiskan ribuan dolar untuk memperoleh layanan tersebut. Media itu juga melaporkan bahwa Combs diduga memiliki akses terhadap barang-barang yang dilarang di lingkungan penjara, termasuk telepon seluler.

NBC News menyatakan telah meninjau rekaman dari dalam fasilitas pemasyarakatan yang memperlihatkan Combs diduga menggunakan telepon seluler. Laporan lain turut menyebut kemungkinan adanya akses terhadap minuman beralkohol dan tablet yang telah dimodifikasi untuk menonton film. Namun, informasi mengenai alkohol dan tablet itu belum dikonfirmasi secara independen.

Pihak Combs membantah gambaran kehidupan mewah

Perwakilan Sean Combs membantah penggambaran bahwa kliennya menjalani kehidupan mewah di balik jeruji. Dalam pernyataannya, pihak Combs menilai perhatian media terhadap aktivitas sehari-hari sang musisi telah berlebihan.

Perwakilan tersebut juga menyatakan Combs sedang menjalani hukumannya sembari menunggu proses banding. Pernyataan itu disampaikan di tengah laporan mengenai fasilitas dan perlakuan khusus yang diduga diterimanya dari narapidana lain.

Federal Bureau of Prisons (BOP) tidak memberikan komentar mengenai kondisi narapidana tertentu. Lembaga tersebut menyatakan tidak dapat membahas kasus individu, tetapi mengakui bahwa barang terlarang—terutama telepon seluler, narkotika, dan senjata—merupakan tantangan yang terus dihadapi fasilitas pemasyarakatan.

Menjalani hukuman 50 bulan

Combs saat ini menjalani hukuman 50 bulan penjara setelah pada 2025 dinyatakan bersalah atas dua dakwaan terkait prostitusi. Dalam perkara yang sama, ia dibebaskan dari dakwaan yang lebih berat, yakni perdagangan seks dan konspirasi pemerasan.

Berdasarkan data BOP yang dikutip media Amerika Serikat, Combs dijadwalkan bebas pada 21 Januari 2028. Hingga kini, laporan mengenai penggunaan telepon, akses terhadap barang terlarang, serta pembayaran kepada narapidana lain tetap bersumber dari keterangan anonim dan laporan media.

Source link